Gemuruh mesin menembus alam bawah sadar..
Memicu detak jantung menjadi lebih cepat..
Teriakan manusia di setiap sudut kota..
Menjadi pengiris malam yang seharusnya sunyi..
Ketika bising kuda besi menjadi lagu penghantar tidur..
Ketika tanah tertutup banyu..
Ketika suara tak lagi mampu menembus lubang telinga..
Ketika kekuasaan menjadi tombo dahaga..
Ketika nurani tergerus kemunafikan tak terbantah..
Ketika dengkuran malam menjadi pengharapan ..
Topeng janji berdalih pengelakan..
Dimanakah langkah ini akan ditapak kan..
Dimanakah udara bersih untuk pewaris para bangsa..
Dimanakah kau " Hi para pekerja rakyat " ..Bekerjalah..
Tertunduklah sebelum kasut mu menginjak bumi, sebelum kelakarmu terucap..
Dan sebelum semesta memintanya kembali..
Batavia,
Maafkan kami generasi pembunuh..
No comments:
Post a Comment